
Pelindungan Data Pribadi (PDP) kini menjadi prioritas utama bagi organisasi di Indonesia. Dengan 229 juta pengguna internet dan tingkat penetrasi digital hampir 90%, risiko kebocoran data semakin tinggi. Data Komdigi menunjukkan 89,8% insiden pelanggaran merupakan kebocoran data pribadi, menjadikannya ancaman terbesar bagi sektor publik maupun swasta.
Dalam lanskap risiko yang terus berkembang ini, organisasi membutuhkan strategi yang tidak hanya reaktif, tetapi proaktif, terstruktur, dan didukung oleh mitra yang kompeten. Inilah ruang di mana PCI Quality memberikan nilai strategis melalui layanan keamanan informasi, kepatuhan, dan tata kelola data pribadi.
Urgensi Kepatuhan PDP bagi Organisasi
Kepatuhan PDP dapat menghindarkan organisasi dari berbagai konsekuensi serius:
- Kerugian finansial: containment, remediasi, denda administratif hingga 2% pendapatan tahunan.
- Risiko pidana, termasuk penjara hingga 6 tahun.
- Kerusakan reputasi dan hilangnya kepercayaan pelanggan.
- Disrupsi operasional, termasuk pemutusan akses atau penghentian sementara layanan digital.
Sebaliknya, organisasi yang patuh mendapatkan:
- Kepercayaan pelanggan yang lebih kuat
- Ekspansi pasar lebih mudah
- Keunggulan kompetitif dalam tender, sertifikasi, dan regulasi industri
PCI Quality membantu organisasi berpindah dari zona risiko ke zona kepatuhan melalui pendekatan end-to-end.
8 Prinsip Pelindungan Data Pribadi & Implementasinya Bersama PCI Quality
UU PDP mensyaratkan 8 prinsip yang wajib diterapkan dalam pengelolaan data pribadi, seperti legalitas, transparansi, akurasi, keamanan, hingga akuntabilitas.
PCI Quality menyediakan layanan untuk memastikan prinsip-prinsip ini berjalan operasional dan terukur, termasuk:
- Security Assessment & Configuration Review
- Mengevaluasi sistem, aplikasi, dan infrastruktur untuk memastikan keamanan dan konfigurasi sesuai standar.
- Vulnerability Assessment & Penetration Testing (VAPT)
- Mengidentifikasi celah keamanan sebelum dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab — bagian penting dari prinsip perlindungan keamanan data.
- Source Code Review
- Memastikan aplikasi memproses data pribadi secara aman, akurat, dan tidak melanggar prinsip pengumpulan terbatas.
- Red Teaming
- Simulasi serangan nyata untuk menguji ketahanan organisasi dalam menjaga integritas dan kerahasiaan data pribadi.
- SOC as a Service
- Pemantauan 24/7 yang memastikan organisasi dapat mendeteksi dan melaporkan kegagalan pelindungan data pribadi dengan cepat — sesuai kewajiban RPP PDP.
- Dengan layanan tersebut, organisasi tidak hanya mematuhi regulasi, tetapi juga memperkuat postur keamanan siber secara keseluruhan.
Hak-Hak Subjek Data & Bagaimana PCI Quality Membantu Organisasi Memenuhinya
Organisasi wajib memastikan 10 hak subjek data terpenuhi: akses, koreksi, keberatan, penghapusan, portabilitas data, dan lainnya.
PCI Quality mendukung pemenuhan hak ini melalui:
- Penyusunan kebijakan & SOP PDP
- Implementasi ISO 27001, ISO 27701, dan Data Protection Framework
- IT Governance & IT Security Blueprint
- BCP & DRP (Business Continuity & Disaster Recovery Plan)
- IT Maturity Assessment
Dengan fondasi tata kelola yang kuat, perusahaan dapat memenuhi permintaan subjek data secara aman, cepat, dan terkontrol.
Jalur Kepatuhan PDP: Dari Awareness hingga Ongoing Support
Berikut alur kepatuhan yang direkomendasikan, serta layanan PCI yang selaras:
● Training & Awareness
PCI menyediakan pelatihan executive & operational terkait keamanan data, PDP, ISO, dan governance.
● Penetapan Roles
Termasuk alur pengendali data, prosesor, dan PIC internal — dibantu melalui konsultasi strategis.
● Data Mapping & Data Flow Analysis
PCI membantu mengidentifikasi jenis data pribadi yang diproses oleh organisasi.
● To-Do List Kepatuhan
Disusun berdasarkan assessment awal & regulasi PDP.
● Review Kontrak Pihak Ketiga
PCI mendampingi organisasi memastikan klausul privasi sesuai UU PDP.
● Review Kebijakan Internal
Meliputi SOP keamanan data, retensi data, incident response, dan governance.
● Evaluasi Produk & Layanan Baru
PCI melakukan Privacy Impact Assessment (PIA) untuk mencegah risiko sejak awal.
● Ongoing Support
Termasuk monitoring, audit berkala, cyber drill, tabletop exercise, dan SOC layanan.
Dengan pendekatan terintegrasi ini, kepatuhan PDP tidak lagi membingungkan — namun menjadi proses sistematis yang meningkatkan ketahanan digital organisasi.
Risiko Pelanggaran PDP & Pentingnya Mitra Keamanan yang Kompeten
Pelanggaran PDP dapat dikenai sanksi:
- Administratif (peringatan, denda, penghentian sementara, pemutusan akses)
- Pidana (4–6 tahun penjara, denda hingga 6 miliar rupiah)
PCI Quality membantu organisasi:
- Mencegah insiden melalui assessment teknis
- Mengidentifikasi risiko sebelum menjadi pelanggaran
- Menyusun incident response plan
- Melakukan forensic & investigation services bila diperlukan
- Mempersiapkan organisasi menuju audit regulasi
Dengan dukungan spesialis bersertifikasi CEH, ECSA, ISO 27001 LA, PIMS, COBIT, dan DPO expertise, PCI menjadi partner yang tepat untuk memastikan seluruh aspek kepatuhan terpenuhi.



